Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Romo Utomo itu Baik dan Berjiwa Sosial

REP | 06 July 2013 | 13:49 Dibaca: 783   Komentar: 0   2

KLATEN - Di mata sebagian besar warga  Desa Rejoso, Kecamatan Jogonalan,  Romo Gregorius Utomo dikenal sebagai pribadi yang memiliki rasa sosial tinggi. Hal ini nampak nyata pada apa yang dilakukan Romo Utomo ketika terjadi bencana gempa bumi 27 Mei 2006 dan erupsi Gunung Merapi, akhir 2010 lalu. Demikian diungkapkan Kepala Desa Rejoso, Sumardi.

13730925281941001746

Romo Utomo, pastur Gereja Ganjuran Bantul, bertopi dan mengenakan batik, tampak hadir mengikuti kirab gunungan

Sumardi menyatakan, pada waktu terjadi gempa bumi, warga yang tinggal di  sekitar rumah Romo Utomo diberi bantuan semen. Bantuan berupa semen ini digunakan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak karena gempa bumi.
Beberapa bulan kemudian, Pastur yang berkarya di Gereja Ganjuran Bantul ini  masih terus memberi bantuan untuk perbaikan rumah warga yang rusak karena gempa bumi tersebut. “Selain itu, Romo Utomo juga mengusahakan bantuan alat-alat untuk bekerja berupa pacul, sekop dan lainnya. Romo juga memberikan bantuan sembako bagi masyarakat di sekitarnya,” kisahnya.
Lebih lanjut Sumardi mengatakan, ketika terjadi bencana erupsi Gunung Merapi, rumah Romo Utomo juga digunakan untuk posko. Rumah berbentuk joglo peninggalan Demang Nitiharjo ini juga digunakan untuk memasak nasi  bungkus yang kemudian dibagi-bagikan pada warga yang mengungsi karena  erupsi Gunung  Merapi.
Sementara,Takmir Masjid Fail Khoir Rejoso, H Kusnan, menilai bahwa  Romo Utomo itu orangnya baik.
Menurutnya, Romo moderator Paguyuban Tani dan Nelayan Hari Pangan Sedunia (program PBB) itu punya jiwa sosial yang tinggi. Romo Utomo banyak memberi bantuan pada warga ketika terjadi gempa bumi tektonik dan erupsi Gunung Merapi.  “Andil Romo Utomo cukup besar dalam membantu para korban gempa bumi dan erupsi Gunung Merapi,” ucapnya.
Sedang Perangkat Desa Rejoso Sukardi menyampaikan bahwa Romo Utomo itu tidak pernah membeda-bedakan. Sikap sosialnya diperuntukkan pada sesama  manusia. Rumah milik Romo Utomo yang terletak di sebuah dusun asri yang tidak jauh dari Stasiun Srowot, Klaten ini juga digunakan untuk kegiatan pemilihan Gubernur Jawa Tengah bulan Mei lalu. ”Dan pada pemilu legislatif tahun 2014 yang akan datang, rencananya, rumah Romo Utomo juga  akan digunakan untuk  tempat pemungutan suara (TPS),” ungkapnya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Berani Duduk di Bangku Paling Depan—Cupu …

Frida Kurniawati | | 22 December 2014 | 18:22

Melatih Anak Jadi Kompasianer …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 23:47


TRENDING ARTICLES

Penyelidikan Korupsi RSUD Kota Salatiga …

Bambang Setyawan | 2 jam lalu

Akankah Nama Mereka Pudar?? …

Nanda Pratama | 4 jam lalu

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 6 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 7 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 7 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: