Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Romo Utomo itu Baik dan Berjiwa Sosial

REP | 06 July 2013 | 13:49 Dibaca: 720   Komentar: 0   2

KLATEN - Di mata sebagian besar warga  Desa Rejoso, Kecamatan Jogonalan,  Romo Gregorius Utomo dikenal sebagai pribadi yang memiliki rasa sosial tinggi. Hal ini nampak nyata pada apa yang dilakukan Romo Utomo ketika terjadi bencana gempa bumi 27 Mei 2006 dan erupsi Gunung Merapi, akhir 2010 lalu. Demikian diungkapkan Kepala Desa Rejoso, Sumardi.

13730925281941001746

Romo Utomo, pastur Gereja Ganjuran Bantul, bertopi dan mengenakan batik, tampak hadir mengikuti kirab gunungan

Sumardi menyatakan, pada waktu terjadi gempa bumi, warga yang tinggal di  sekitar rumah Romo Utomo diberi bantuan semen. Bantuan berupa semen ini digunakan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak karena gempa bumi.
Beberapa bulan kemudian, Pastur yang berkarya di Gereja Ganjuran Bantul ini  masih terus memberi bantuan untuk perbaikan rumah warga yang rusak karena gempa bumi tersebut. “Selain itu, Romo Utomo juga mengusahakan bantuan alat-alat untuk bekerja berupa pacul, sekop dan lainnya. Romo juga memberikan bantuan sembako bagi masyarakat di sekitarnya,” kisahnya.
Lebih lanjut Sumardi mengatakan, ketika terjadi bencana erupsi Gunung Merapi, rumah Romo Utomo juga digunakan untuk posko. Rumah berbentuk joglo peninggalan Demang Nitiharjo ini juga digunakan untuk memasak nasi  bungkus yang kemudian dibagi-bagikan pada warga yang mengungsi karena  erupsi Gunung  Merapi.
Sementara,Takmir Masjid Fail Khoir Rejoso, H Kusnan, menilai bahwa  Romo Utomo itu orangnya baik.
Menurutnya, Romo moderator Paguyuban Tani dan Nelayan Hari Pangan Sedunia (program PBB) itu punya jiwa sosial yang tinggi. Romo Utomo banyak memberi bantuan pada warga ketika terjadi gempa bumi tektonik dan erupsi Gunung Merapi.  “Andil Romo Utomo cukup besar dalam membantu para korban gempa bumi dan erupsi Gunung Merapi,” ucapnya.
Sedang Perangkat Desa Rejoso Sukardi menyampaikan bahwa Romo Utomo itu tidak pernah membeda-bedakan. Sikap sosialnya diperuntukkan pada sesama  manusia. Rumah milik Romo Utomo yang terletak di sebuah dusun asri yang tidak jauh dari Stasiun Srowot, Klaten ini juga digunakan untuk kegiatan pemilihan Gubernur Jawa Tengah bulan Mei lalu. ”Dan pada pemilu legislatif tahun 2014 yang akan datang, rencananya, rumah Romo Utomo juga  akan digunakan untuk  tempat pemungutan suara (TPS),” ungkapnya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Mengawasi Anak Inklusif dalam UN …

Rohma Nazilah | | 17 April 2014 | 00:48

Final Copa Del Rey : Madrid 2 – 1 …

Arnold Adoe | | 17 April 2014 | 04:30

Maunya Bugar dengan Vitamin C Dosis Tinggi, …

Posma Siahaan | | 16 April 2014 | 22:34

Kebun di Atas Rumah? …

Wulan Harismayaning... | | 16 April 2014 | 21:01

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


TRENDING ARTICLES

Akun Dinda Tidak Takut Komen Pedasnya Pada …

Febrialdi | 11 jam lalu

Prabowo Terancam Tidak Bisa Bertarung di …

Rullysyah | 11 jam lalu

Istilah Inggris yang Rada Kadaluwarsa …

Gustaaf Kusno | 15 jam lalu

Memalukan! Kapten Persebaya dan Pelatih …

Ethan Hunt | 20 jam lalu

Tolak Mahfud MD atau Cak Imin, PDIP Duetkan …

Ninoy N Karundeng | 21 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: