Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Patih Arya Tadah

Patih Majapahit sebelum Patih Gajahmada, Bijaksana sangat melindungi Rajanya..mirip2 Harmoko jaman pak Harto lah..

Pradabhasu - Prajurit Elit Bhayangkara Zaman Majapahit

OPINI | 19 February 2013 | 22:03 Dibaca: 2302   Komentar: 1   0

Bagi penggemar novel sejarah Gajah Mada karya bung Langit Kresna Hariadi tidak asing dengan nama yang satu itu. Ya, Pradabhasu, salah satu prajurit elit Bhayangkara pimpinan Gajah Mada di zaman Majapahit, kemampuan dan ketokohannya dalam novel tersebut hanya satu level saja dibawah Gajah Mada itu sendiri. bagi khalayak umum mungkin sangat asing dengan nama yang satu ini, namun ada beberapa karakter dan sifat dari seorang Pradabhasu yang bisa menginspirasi dan menggelitik saya dan mungkin kita semua untuk lebih tahu banyak tentang sosok yang satu ini.

Oke, saya mulai dengan kemampuan fisiknya. tidak salah lagi sebagai Prajurit elit atau boleh dikatakan tangan kanan Gajah Mada baik itu dalam pertempuran maupun telik sandi, kemampuan fisik dan ilmu beladiri (kanuragan) mungkin hanya kalah dari Gajah Mada, seorang jago Pedang, gesit,  tubuh yang kuat. Namun kekuatan Pradabhasu yang sebenarnya bukanlah pada kemampuan fisiknya saja tapi , Kecerdasan dalam memainkan strategi, mampu membaca situasi, keteguhan prinsip dan kemampuan dan kematangan berfikir  yang sangat menonjol bahkan menurut novel tersebut Gajah Mada sendiri mengakui bahwa kelebihan itu membuat Pradabhasu lebih spesial dari Prajurit-Prajurit Bhayangkara lainnya.

Kita Bahas Satu persatu kemampuannya tersebut. yang Pertama, Kecerdasan seorang Pradabhasu dalam berstrategi dapat dilihat pada saat Pradabhasu bersama Gajah Mada bersiasat untuk Menjebak mata-mata musuh yang ada dalam tubuh Bhayangkara saat melarikan Raja Kalagemet dalam penyelamatan dari Kejaran pasukan Ra Kuti. Pradabhasu yang pertama mencium gelagat bahwa Singa Perapen lah sebenarnya mata-mata musuh tersebut dan berkompromi dengan Raja Kalagemet beserta Gajah Mada untuk menjebaknya. Disini memperlihatkan bahwa sebagai seorang prajurit bukan hal yang tidak mungkin untuk memberikan pendapat dengan alasan yang logis untuk memberikan solusi pemecahan masalah beserta strategi yang akan dilakukan kedepannya. Jabatan bukan segalanya, namun kemampuan untuk menyampaikan sesuatu ipendapat yang diutamakan apalagi disaat kondisi genting yang terjadi. Pradabhasu membuktikan itu dengan sangat baik.

Yang kedua, kemampuan Pradabhasu dalam membaca situasi walaupun dlaam posisi kacau sekalipun patut diberikan apresiasi. Ini dibuktikan ketika Pradabhasu bisa mengidentifikasi pembunuh bayaran yang akan melemparkan pisau ke Raden Kudamerta saat Acara Kremasi Raja Kalagemet berlangsung. Secara gamblang bisa dikatakan nyawa raden Kalagemet selamat dari ancaman tersebut berkat adanya Pradabhasu dalam keramaian masyarakat majapahit yang menyaksikan acara tersebut. padahal disaat tersebut Pradabhasu bukan lagi termasuk kedalam pasukan Bhayangkara karena suatu dan lain hal. Tapi ketajaman berfikir dan kemampuannya dalam melihat situasi yang akan terjadi membuat seorang Pradabhasu bertindak dan membuktikan kebaktiannya terhadap majapahit belum pudar. Disini ada beberapa hal yang dapat dipelajari dari sosok ini, yaitu bagaimanapun peliknya kondisi yang terjadi disekitar kita, tetap berfikir jernih dan awas terhadap segala macam ancaman, jangan gegabah. Ada hal lain yang perlu diteladani yaitu Pradabhasu membuktikan bahwa biarpun tidka berada dalam lingkungan kerajaan (Pemerintahan) namun bhakti dan tanggung jawab terhadap Negara tidak pernah luntur. Protes boleh saja dilakukan sewaktu-waktu namun harus tetap diimbangi dengan bhakti  dan melakukan sesuatu yang berguna dimanapun tempatnya bagaimana[un kondisinya.

ang Ketiga, keteguhan prinsip yang dianut oleh pradabhasu perlu diapresiasi dan dicontoh, setidaknya halayak Majapahit saat itu sangat menghargai dan menghormati Pradabhasu sesabagi sosok yang kuat bukan hanya kuat secara fisik namun secara mentalitas dan prinsip. Seorang idealis yang rendah hati, yang mampu menyatu dengan menyarakat dengan sangat baik tidka pernah memperlihatkan kehebatannya sebagai mantan Prajurit Elit Bhayangkara dalam masyarakat.  kita berikan contoh bagaimana keteguhan seorang Pradabhasu dalam menyatakan prinsipnya yaitu sesaat setelah terjadi Tragedi Bubat, dimana Pradabhasu berada saat itu? secara personal kita akan membayangkan bahwa sosok ini akan mati-matian membela Gajah Mada dan akan mempertahankan sampai mati Gajah Mada dari segala hukuman yang mungkin akan menimpa mahapatih sekalgus sahabat terbaiknya. Namun tidak bagi Pradabhasu, siapapun itu, kalo secara logika dinyatakan salah, maka Pradabhasu akan menentangnya. bagaimana Pradabhasu berada diantara masyarakat yang berdemo agar Gajah Mada dihukum, bagaimana Pradabhasu dengan berani menyalahkan tindakan Gajah Mada yang secara Logika sangat berlebihan. Sifat yang seperti ini yang sangat sulit diterapkan dalam kehidupan saat sekarang ini, bahkan hampir mustahil terjadi, bukan berarti tidak bisa tpai memang sangat berat. Kasus per kasus dalam kehidupan sekarang sering terjadi bukan kebenaran yang lebih diutamakan namun bagaimana supaya kebenaran itu bisa tertutupi dengan baik. Sangat susah mencari seseorang yang berani dengan tegas menyatakan ini benar itu salah saat sekarang ini. Prinsip manusia telah bercampur berbagai kepentingan dan ambisi.

Oke yang terakhir dari saya, sosok Pradabhasu memiliki kemampuan dan kecerdasan dalam berfikir, bukan hanaya pada saat sesuatu telah terjadi namun prediksi dan ketajaman intuisinya sangat layak di apresiasi. kebersihan hati dan kecerdasan sangat berjalan sinergis dalam sosok ini. Sosok yang bisa keras tapi mampu mengendalikan emosi disaat-saat yang diperlukan. kemampuan seorang pemimpin yang bisa berfikir, matang dalam mengambil tindakan, dan mampu mengarahkan pasukannya dengan sangat baik, tentu saja snagat disegani. contoh kemampuan Pradabhasu kali ini terjadi saat penyerangan ke Keta, disaat dia bersama telik sandi Bhayangkara yang lain minus Gajah Mada mampu menghentikan pemberontakan hanya dengan mengandalkan strategi bukan fisik dalam hal ini peperangan. Bagi Prajurit Bhayangkara lainnya sosok Pradabhasu merupakan seorang pemimpin selain Gajah Mada yang luwes, berani bertindak, tegas, memberikan contoh,  dan tidak berpangku tangan. hhhmmmm..apa perlu saya beri ulasan hal ini untuk saat sekarang ? anda sendiri mungkin lebih bisa melihat dengan baik kondisi kepemimpinan kita saat sekarang ini.

banyak hal yang belum saya ketahui tentang sosok ini, karena referensi saya hanya dari novel bung Langit, namun setidaknya memberikan sebuah contoh seorang sosok yang patut di apresiasi dalam menjalanakan kewajibannya. semoga bermamfaat

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Ekspektasi Rakyat terhadap Jokowi …

Fitri.y Yeye | | 21 October 2014 | 10:25

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46


TRENDING ARTICLES

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 4 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 5 jam lalu

Siapa Sengkuni? Amien Rais, Anda Atau Siapa? …

Erwin Alwazir | 11 jam lalu

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu

Jokowi Membuatku Menangis …

Fidiawati | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kindi: Fotografer Cilik …

Dewilailypurnamasar... | 8 jam lalu

Kuliner Bebek Mercon di Warung Komando Eko …

Sitti Rabiah | 8 jam lalu

Bersih Dusun Playen I dan II dari Kirab …

Tulus Jokosarwono | 9 jam lalu

“Ketika Rintik Hujan Itu Turun di …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Inilah Pemenang Blog Reportase Test Ride …

Kompasiana | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: