Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Wijaya Kusumah

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta selengkapnya

Jokowi dan Megawati

REP | 16 February 2013 | 19:06 Dibaca: 160   Komentar: 0   1

Tiba-tiba saja saya ingin menulis tentang Jok0wi dan Megawati. Hal itu dipicu setelah saya membaca koran kompas cetak pagi ini, Sabtu 16 Februari 2013. banyak berita politik yang saya dapatkan.

Jokowi begitu banyak yang menjagokannya menjadi presiden. Entah siapa yang memulai memberitakannya, tapi aura Jokowi memang sedang jadi banyak perhatian masyarakat luas.  Jokowi menjadi pemimpin alternatif pilihan rakyat.

Bagi saya, Jokowi harus membuktikan dulu keberhasilannya menjadi gubernur DKI Jakarta. Bila beliau berhasil, maka kemungkinan Jokowi menjadi RI satu bisa menjadi bahan pertimbangan. Banjir dan macet di jakarta harus segera dicarikan solusinya.

Masalahnya, hingga saat ini belum ada calon presiden 2014 yang prosentasenya cukup besar dari hasil berbagai survei. Jokowi tak terduga nongol dengan prosentase yang cukup besar. Bahkan jokowi dapat mengalahkan megawati dalam berbagai  survei dalam tingkat kepopulerannya.

Rasanya, amat tidak mungkin Jokowi berani mencalonkan diri menjadi presiden, bila tak ada restu dari Megawati. Sebagai kader terbaik PDIP, Jokowi sangat menghormati Megawati. Beliau sangat patuh sekali dengan Megawati. Berkat doa restu Megawati, Jokowi berani mencalonkan diri menjadi gubernur DKI Jakarta. Berkat dukungan Megawati pula Jokowi terus populer di mata masyarakat.

Jokowi dan Megawati memang dua nama yang memikat hati masyarakat Indonesia. Megawati yang pernah menjadi presiden, dan ketua umum partai tentu memiliki pengalaman politik tersendiri. Jokowi nampaknya harus belajar dan berguru lebih dulu dengan Megawati. Itu pendapat saya secara pribadii.

Namun hati kecil saya mengatakan, Jokowi tak akan berani mengajukan diri menjadi calon presiden 2014 sebelum ada restu dari Megawati. Bagaimana menurut anda?

1360993104901419695

Sumber: Jokowi-Megawati, sumber foto viva.co.id

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pembully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 7 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 7 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Senandung Rindu …

Ariesa Putris | 8 jam lalu

Perlukah Bbm Naik Karena Subsidi Jebol? …

Shohibul Hadi | 8 jam lalu

Serba Salah: Jokowi dan AM Tukang Tusuk Sate …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Hati Beling …

Binoto Hutabalian | 8 jam lalu

Berkaca Pada Dekrit Presiden …

Haries Sutanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: