Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Bhtrg

Aku adalah satu diantara mereka dan kamu. Aku hanya bagian dari yang tidak terpisahkan diantara selengkapnya

Filosopi Orang Karo: Ketika Tifatul Sembiring Orang Indonesia Terpopuler di Dunia Maya

REP | 19 July 2011 | 21:54 Dibaca: 2086   Komentar: 34   18

KARO KEEP SMILE

KARO KEEP SMILE (sumber Daniel Ginting: SAPO HOLLAND NL)

Tifatul satu dari sedikit politisi dunia yang eksis di dunia maya. Nama Tifatul tercatat di jajaran 100 politisi dunia dengan pengikut terbanyak di media sosial. Ia menjadi satu-satunya politisi Indonesia yang masuk dalam jajaran 100 besar, tepatnya diurutan 24 dunia. Presiden Amerika Serikat Barack Obama, tercatat paling top di media sosial di Facebook, di Twitter  dan views di youtube . link

Mengapa Orang Karo Bisa?  Tifatul Sembiring Orang Indonesia Terpopuler di Dunia. Hal ini tidak telepas dari sifat-sifat orang KARO yang selalu berdamai dan selalu mencari sahabat dengan menghargai setiap orang siapapun mereka.

Filsafat ajaran Karo yang selalu MENGHARGAI siapa saja, sehingga setiap orang yang masuk atau bertandang kedalam karo jika dengan sukarela mereka ingin menjadi seorang Karo maka ia akan dihargai dengan diberikan MERGA. Merga dalam arti KARO adalah MEHERGA yang artinya dalam bahasa Indoneisa, MAHAL atau DIHORMATI atau DIHARGAI. Seorang bukan Karo dapat memperoleh MERGA: KARO-KARO, TARIGAN, SEMBIRING, GINTING ATAU PERANGIN-ANGIN, yang merupakan lima marga kelurga besar Karo untuk menghargainya.

Filsafat Karo lainnya adalah RAKUT SITELU, dalam arti MENGIKAT  TIGA SISI. Ketiga sisi itu adalah fungsi kekerabatan Karo, yaitu Kalim Bubu (yang dihormati); Sukut (tuan rumah) dan Anak Beru (yang bekerja menyukseskan segala kegiatan/kerja). Seorang siapa saja dan jika dengan senang hati ingin menjadi orang karo dan sahabat Karo akan DIIKAT/RAKUT didalam KETIGA/TELU bagian fungsi itu. Artinya seorang menjadi bagian yang terintegrasi secara dinamis kedalam suku KARO.

Itulah  mengapa Suku Karo selalu lebih banyak menahan diri dari gejolak yang ada, karena KEINGINAN yang cendrung untuk MENGIKAT/RAKUT dari pada harus bermusuhan dan harus menghujat dan sebagainya. Integrasi orang KARO terikat dalam adat budaya yang kuat karena sudah tersusun dari sejak dahulu. Karo yang berasal dari berbagai ETNIK Internasional, seperti YUNAN, INDIA, MONGOL, ARAB  yang ber evolusi dalam masa yang panjang dari pengaruh KEPERCAYAAN LOKAL (AGAMA PEMENA), HINDU,ISLAM, kemudia Kristen telah berEVOLUSI menjadi sekelompok SUKU yang UNIK, dengan kualitas budaya yang tinggi, telah mengenal Emas dan Perak sebagai perhiasan. Memiliki kualitas pengetahuan arsitektur yang tinggi dengan  RUMAH ADAT yang mengagumkan, memilki daya pikir yang baik dengan indikator KEMAMPUAN MEMBUAT PERMAINAN CATUR KARO DAN JOKER KARO (permainan Asah Otak).  Juga MEMILKI BAHASANYA SENDIRI YANG KHAS yaitu bahasa KARO.

Orang Karo tumbuh dengan budaya leluhur yang tinggi,  seperti tertulis dalam sejarah Maja Pahit Kerajaan HARU. Sumpah Palapa adalah sumpah yang membawa nama “HARU”, jadi sejarah Majapahit dan sejarah Haru mungkin terjadi pada kurun waktu yang sama, dapat menjadi indikator kebesaran suku bangsa Karo. Disi lain ini merupakan petunjuk bahwa Karo adalah sebuah bangsa yang pernah memilki sturuktur organisasi dan pemerintahaan yang baik.  Semua itu membuat Orang KARO yang berada dimana saja menjadi begitu sangat menyadari siapa dirinya dan menjaga sikap hidupnya agar dapat menjaga integeritasnya sebagai seorang keturunan raja-raja pada masanya dahulu.

Suku Karo dengan latar belakang turunannya yang cendrung saling mengikat secara adat, lebih suka bekerja sama dan juga memiliki banyak keunikan. Dengan sejarah dan Filsafat ini, memungkinkan seorang Tifatul Sembiring memilki banyak teman dan dapat bekerja sama siapa saja. Wajar jika bung Tifatul Sembiring memiliki integritas diri dan tentunya dengan apa adanya beliau.

Tulisan yang terkait dengan Karo

http://sosbud.kompasiana.com/2011/02/10/sekilas-suku-karo-tempo-doeloe-arsitektur-rumah-adat-dan-catur-karo/

http://sosbud.kompasiana.com/2010/09/09/soekarno-dan-sby-di-karo/

http://unik.kompasiana.com/2011/06/06/suku-karo-mengantung-emas-di-lehernya/

http://unik.kompasiana.com/2011/06/05/3-pecatur-karo-di-blantika-fide-catur-indonesia/

http://unik.kompasiana.com/2011/02/24/nama-nama-karo-yang-nyentrik-dan-filosofinya-budaya-karo/

http://sosbud.kompasiana.com/2011/06/05/keunggulan-ilmuan-dari-karo-klik-di-google-scholarcom/

http://hiburan.kompasiana.com/humor/2011/04/30/perkawinan-willam-dan-kate-versi-karo-joke/

http://sejarah.kompasiana.com/2011/06/12/pahlawanan-karo-25-tahun-berperang-melawan-belanda-perang-sunggal-demi-harga-diri-bangsa/

http://sosbud.kompasiana.com/2010/01/11/mempromosikan-budaya-karo-sumut-di-tainan-taiwan/

http://sosbud.kompasiana.com/2011/06/04/catatan-untuk-pingkan-e-dundu-dan-benny-n-joewono-dalam-tulisan-wali-kota-dan-ketua-dprd-akan-diulosi/

http://hiburan.kompasiana.com/humor/2010/12/04/cara-efektif-orang-karo-mendapatkan-istri-joke/

http://edukasi.kompasiana.com/2010/09/11/satu-tuhan-di-karo-islam-keristen-dll-satu-doa-dalam-bencana/

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 13 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 13 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 20 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 22 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: