Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Asep Saeful Rohman

Saat ini Saya adalah salah satu staf pengajar di Jurusan Ilmu Informasi dan Perpustakaan Fikom selengkapnya

Kongres Pustakawan Se-Asia Tenggara (CONSAL) ke-15 Digelar di Bali

REP | 29 May 2012 | 18:05 Dibaca: 210   Komentar: 0   0

National Heritage: Preservation and Dissemination”. Acara ini digelar tiga tahun sekali, tahun ini Indonesia sebagai tuan rumah dan tahun sebelumnya adalah Vietnam.Dalam kesempatan persiapan acara ini kemarin, Senin (28/05/2012), Kepala Perpustakaan Nasional RI, Sri Sularsih menyampaikan bahwa “Banyak budaya lokal, cerita rakyat dan literatur lama yang tersimpan. Ini harus diangkat dan diberdayakan untuk kekayaan budaya bangsa”. Sri Sularsih berharap pertemuan ini akan memberi dampak positif bagi masyarakat dan menambah wawasan para pustakawan di Indonesia khususnya guna peningkatan kompetensi yang diperlukannya terutama dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca masyarakat Indonesia. “Dalam CONSAL kali ini, kami sebagai tuan rumah akan memperkuat solidaritas antar-pustakawan dalam bidang warisan nasional, serta mengembangkan kerjasama proyek regional dalam bidang sumber daya perpustakaan dan layanan informasi,” terang Sri Sularsih menambahkan.

Kepala Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi Perpusnas RI, Woro Titi Haryanti memberikan penjelasan bahwa pada hari pertama kongres ini dilaksanakan pertemuan dewan eksekutif (executive board meeting), di mana masing-masing negara mengirim tiga wakilnya. Ketiga wakil tersebut adalah Kepala Perpustakaan Nasional, Ketua Asosiasi Perpustakaan, dan Ketua Ikatan Pustakawan dari masing-masing negara. Sementara pada hari kedua dan ketiga, pembahasan 56 makalah yang lolos seleksi akan mengisi acara CONSAL XV tahun 2012 kali ini. “Kami telah menyeleksi 103 makalah yang terdaftar untuk dipresentasikan dalam CONSAL kali ini dengan kriteria kesesuaian dengan tema dan kualitas. Hasilnya, hanya 56 makalah yang berhasil lolos seleksi”, papar Woro.

Tema-tema makalah yang dipresentasikan dalam CONSAL XV kali ini di Bali antara lain adalah tentang : Peran dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan/Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Pengembangan Perpustakaan, Pengelolaan Perpustakaan Digital, serta Peran Komunitas Perpustakaan Dalam Pemasyarakatan Literasi Informasi.

Adapun peserta yang hadir yakni tidak kurang dari 800 orang peserta dari semua negara di Asia Tenggara. Hadir pula para ahli di bidang Ilmu Informasi dan Perpustakaan dari berbagai negara diantaranya John Hickok dan Judith Lint Hunt (Amerika serikat), Paul Kloppenborg (Australia), Jennifer Nicholson (Selandia Baru), dan Debal C. Kar (India).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengintip Penambangan Batu Mulia Indocrase …

Syukri Muhammad Syu... | | 01 February 2015 | 11:47

Bedanya Menyisihkan dengan Menyisakan (Uang) …

Rokhmah Nurhayati S... | | 01 February 2015 | 09:26

Telisik Dirilah saat Anak Membangkang! …

Muhammad Armand | | 01 February 2015 | 14:14

Mengejar Jodoh Ala Anak Muda Saudi …

Mariam Umm | | 31 January 2015 | 19:56

Catatan Kecil untuk Kinan …

Swazta Priemahardik... | | 01 February 2015 | 02:38


TRENDING ARTICLES

Mantan Penyidik KPK Akan Ungkap Borok …

Sang Pujangga | 6 jam lalu

Mitologi Jawa dalam Kepemimpinan Jokowi …

Musri Nauli | 19 jam lalu

Sebab Senyapnya KMP di Kegaduhan …

Pebriano Bagindo | 20 jam lalu

Titik Temu, Catatan Kritis untuk Mata Najwa …

Mahi Baswati | 31 January 2015 16:22

Siapa Adu Domba Jokowi dan Megawati? …

Nusantara Link | 31 January 2015 15:16


Subscribe and Follow Kompasiana: