Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Fatkhul Muin

Sepuluh tahun lalu berkecimpung memburu dan menulis berita namun saat ini berwiraswasta dan mengembangkan ekonomi selengkapnya

Jembatan Godhang Jepara Rusak, Sebentar Lagi Putus

REP | 22 February 2011 | 23:59 Dibaca: 49   Komentar: 0   0

Jembatan yang menghubungkan desa Gerdu dan pedukuhan Godhang kecamatan Pecangaan saat ini kondisinya memprihatinkan , selain badan jembatan yang keropos juga kayu gelagar banyak yang copot. Jika hal ini dibiarkan terus tidak lama lagi jembatan itu akan putus , meski tiang jembatan masih kokoh. Padahal jembatan tersebut merupakan alternative warga Demak yang menuju ke kota Kudus atau Jepara via Pecangaan maupun pertigaan desa Purwogondo. Kerusakan jembatan yang juga sebagai jalan pertanian warga desa sekitarnya ini sudah dirasakan pemakai jalan dua tahunan ini. Namun dalam jangka waktu tersebut tidak ada perhatian sama sekali sehingga warga yang melewati jembatan ini harus hati-hati agar tidak terperosok.

Jembatan banyak lubang membahayakan

“ Beberapa waktu yang lalu jembatan ini pernah ditinjau secara langsung oleh Bupati Jepara , namun entah apa sampai sekarang jembatan ini dibiarkan rusak terus , apalagi jika malam hari pengendara harus ektra hari-hati karena jembatan ini tanpa penerangan sama sekali. Padahal jembatan ini juga digunakan warga untuk mengangkut hasil pertanian “, ujar Harun warga desa Gerdu yang mempunyai rumah tepat di bawah jembatan yang rusak ini.

Jembatan yang tepat di sebelah utara Bendungan kembung kemping (bungpis) desa Gerdu ini panjangnya sekitar 100 meter , setiap harinya dilewati oleh ratusan orang yang kebanyakan warga kabupaten Demak yang ingin melintas ke Jepara . Mereka itu adalah para pelajar, pedagang dan pegawai yang kebanyakan naik sepeda motor . Selain itu pula jembatan ini juga sebagai ajang penghubung pedukuhan Godhang yang akan menuju ke desa Kaliombo atau Gerdu. Oleh karena itu jika jembatan ini putus setidaknya warga dukuh godhang atau yang lain harus berputar mencari jalan alternative.

gelagar banyak yang keropos

“ Warga disini tidak ingin jembatan ini putus karena akan menganggu aktifitas mereka sehari-hari , oleh karena itu kami harapkan bantuan pemerintah daerah Jepara atau PU pengairan untuk memperbaiki jembatan ini agar tidak keburu putus “, ujar salah seorang warga desa Godhang yang diminta pendapatnya.

Memang dari pantauan jembatan ini secepatnya mendapatkan perbaikan , terutama gelagar jembatan yang terbuat dari besi beberapa bagian keropos. Selain itu lantai jembatan yang terbuat dari kayu dibeberapa bagian putus sehingga timbul lubang-lubang yang membahayakan bagi pengendara. Untuk pegangan kanan kiri yang terbuat dari besi dibeberapa bagian putus sehingga membahayakan pengendara jika bersimpangan. (FM)

Fatkhul Muin
Pengelola Blog : Pusat Informasi Masyarakat Pesisir (http: www.For-Mass.Blogspot.com

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tim Indonesia Meraih Emas dalam Taste of …

Ony Jamhari | | 20 September 2014 | 13:35

Pendaftar PNS 1,46 juta, Indonesia Minim …

Muhammad | | 20 September 2014 | 12:59

Dari Melipat Kertas Bekas Bergerilya Berbagi …

Singgih Swasono | | 20 September 2014 | 17:28

Di Pantai Ini Tentara Kubilai Khan Mendarat! …

Mawan Sidarta | | 20 September 2014 | 13:30

Beli Bahan Bakar Berhadiah Jalan-jalan ke …

Advertorial | | 20 September 2014 | 07:12


TRENDING ARTICLES

Ini Tanggapan Pelatih Valencia B tentang …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Kalau Tidak Mau Dirujuk, BPJS-nya Besok …

Posma Siahaan | 12 jam lalu

Jokowi Pernah Disumbang Tahir, Kenapa TNI …

Aqila Muhammad | 14 jam lalu

Heboh!Foto Bugil Siswi SMP Di Jakarta …

Adi Supriadi | 16 jam lalu

Kisah Perkawinan Malaikat dan Syaiton …

Sri Mulyono | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Rebranding Sepak Bola di India …

Handy Fernandy | 8 jam lalu

Kesetrum, Antara Reflek dan Tuhan …

Bang Pilot | 9 jam lalu

Judika Bangga Membagikan Budaya di Rising …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

i-Road, “Bajaj” Masa Depan ! …

Angga Saputra | 9 jam lalu

Kompasiana - Yamaha Nangkring Heboh …

Rahmat Hadi | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: