Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Justcallme Evan

Selalu bersiap pada semua kemungkinan, ini soal hudup ! tak selamanya mulus, semua pasti berliku. selengkapnya

Pesawat Bali Gateway Meledak di Bali

REP | 19 December 2010 | 06:22 Dibaca: 502   Komentar: 0   0

Pesawat Bali Gateway Airlines mendarat darurat dan terbakar di Bandara Ngurah Rai, Rabu 15 Desember 2010 pukul 19.05 Wita. Pesawat tipe Boeing 777 yang terbang dari  Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia menuju Bandara Internasional Ngurah Rai membawa 175 penumpang.

Pilot pesawat dengan call sign BGW-555 melaporkan bahwa terlihat asap dari mesin nomer 1 dan beberapa penumpang dilaporkan mengalami gangguan pernafasan serta meminta prioritas mendarat.

Pesawat mendarat di runway 27, namun over running dan meledak, hingga terpecah menjadi beberapa bagian. Kecelakaan itu menyebabkan 23 orang meninggal dunia, 62 orang luka-luka dan 90 orang selamat termasuk seorang penumpang yang dicurigai Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai anggota Teroris.

Eitttssssssssss….Jangan terkecoh dulu yah….berita di atas adalah Simulasi Penanggulangan Gawat Darurat (PGD) Dirgantara Raharja ke-60 Bandara Ngurah Rai. PGD berlangsung kurang lebih setengah jam, yang kemudian dilanjutkan dengan acara konferensi pers. Dalam waktu 30 menit simulasi berlangsung sesuai dengan skenario.

Simulasi kecelakaan tersebut melibatkan lembaga eksternal yaitu Kepolisian, TNI AU, SAR dan Rumah sakit, dengan pecalang dan rumah sakit umum pusat Sanglah, dimana situasi darurat itu bisa dikoordinasikan sehingga penyelamatan kepada penumpang yang mengalami kecelakaan fatal, luka-luka atau meninggal bisa cepat, tepat dan selamat.

Acara ini disaksikan ratusan undangan yang menyaksikan tayangan gambar langsung di layar lebar diseberang bandara sekitar 200 meter dari TKP. Di TKP puluhan ambulan dari berbagai rumah sakit di sekitar bandara, Nusa Dua dan Denpasar dilibatkan dalam latihan yang disebut sebagai ‘full scale emergency’ ini.

Evan  # Bali
Melaporkan ulang untuk Kompasiana


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bangsa Tiongkok Besar karena Budaya Literasi …

Eko Prasetyo | | 01 March 2015 | 20:35

Kisah Sedih Sepiring Nasi …

Mira Marsellia | | 01 March 2015 | 18:32

Pentingnya Belajar Geografi …

Gordi | | 01 March 2015 | 14:47

Bale Woro, Ruang Tunggu Unik di RSUD …

Mawan Sidarta | | 01 March 2015 | 19:02

Kompasiana - SKK Migas-Kontraktor KKS Blog …

Kompasiana | | 14 February 2015 | 13:45


TRENDING ARTICLES

Sejuta “Ahok” Lagi Akan Lahir …

Tjiptadinata Effend... | 2 jam lalu

Congor, Akal dan Iman Ahok …

Gan Pradana | 5 jam lalu

Calon-calon Pesakitan KPK Kasus Dana Siluman …

Salman | 8 jam lalu

Komplotan Begal DPRD …

Irham Rajasa | 8 jam lalu

Beraninya Pak Ahok …

Kamaruddin Mustari | 8 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: