Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Bobo Riti Servulus

Dilahirkan dan dibesarkan di Loura Sumba NTT dari Ayah terkasih sepanjang hidup Markus Malo (Alm selengkapnya

Derita Sumiati dan Sikap Dingin terhadap Arab Saudi

REP | 19 November 2010 | 07:00 Dibaca: 363   Komentar: 2   1

Sumiati-TKW anak bangsa digunting mulutnya oleh majikannya di Arab Saudi (Kompas,16/11/2010). Namun tanggapan dan reaksi masyarakat negeri tercinta ini seperti dingin saja. Alias tidak mendapatkan simpatik luas di dalam negeri. Bandingkan dengan kejadian yang serupa yang sekiranya pelaku dan lokus kejadiannya di Malaysia. Sekalipun Pemri telah memanggil Dubes Arab saudi di Jakarta dan adanya pernyataan keras Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat bahwa  “tindakan itu merupakan bentuk penyiksaan yang keji,” akan tetapi tampak ada yang longgar dari tidak bereaksinya masyarakat Indonesia. Pertanyaannya: mengapa Malaysia lebih disikapi secara amat reaktif bahkan fulgar, sementara Arab Saudi boleh dibilang tidak ada demonstrasi yang menunjukan pembelaan dari rakyat umum/publik kepada warganya yang mengalami nasib yang amat memilukan harkat hati nurasi sebagai bangsa dan negara? Posisi tawar negara melalui Kemenlu-Kemenakertrans dan BNP2TKI harus lebih keras dalam mendorong dan memaksa pemerintah Arab Saudi untuk dapat meningkatkan kerjasama bilateral di bidang tenaga kerja migra yang lebih mengikat. LSM dan rakyat juga harus berteriak serentak agara ke dua pemerintahan dapat saling memaksa untuk bekerjasama secara bilateral. Disamping itu, Pemri perlu dan mendesak untuk melakukan moratorium penempatan TKI ke Arab Saudi. Semoga Sumiati diberkati Tuhan dan pelaku kekejian diampuni oleh Tuhan juga…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selayang Pandang Tentang Demonstrasi …

Fera Nuraini | | 01 October 2014 | 20:57

“Menjadi Indonesia” dengan Batik …

Hendra Wardhana | | 02 October 2014 | 05:49

Seandainya Semalam Ada Taufik Kiemas …

Hendi Setiawan | | 02 October 2014 | 07:27

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 2 jam lalu

Merananya Fasilitas Bersama …

Agung Han | 2 jam lalu

Ceu Popong Jadi Trending Topic Dunia …

Samandayu | 3 jam lalu

MK Harus Bertanggung Jawab Atas Kericuhan …

Galaxi2014 | 5 jam lalu

Sepedaku Dicolong Maling Bule …

Ardi Dan Bunda Susy | 6 jam lalu


HIGHLIGHT

Wisata Rohani di tepi Rawa Pening …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

Pasukan Kecil yang Lugu …

Muhamad Adib | 8 jam lalu

Bu Mega Temuilah SBY! …

Apriliana Limbong | 8 jam lalu

Oktober 49 tahun lalu …

Pras | 8 jam lalu

Selamat Hari Batik Nasional …

Anugerah Oetsman | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: