Back to Kompasiana
Artikel

Metro

Zahari Baharum

Good news bad news

Sampah Kena Pajak

REP | 20 December 2010 | 07:06 Dibaca: 556   Komentar: 0   1

Tangerang,Kompasiana.com- Ribuan warga penghuni kawasan perumahan Citra Raya,Kec.Cikupa,Kab.Tangerang,Provinsi Banten, akan merasa kaget saat membayar tagihan air bersih dan iuran sampah pada bulan Januari 2011.Pasalnya, pihak managemen pengembang PT Ciputra Residen akan memberlakukan dan membebankan pada konsumen untuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 % dari nilai tagihan air bersih dan iuran sampah.

“Untuk tagihan air bersih dikenai PPN 10% sebenarnya tidak masalah karena itu ada aturan dari Dirjen Pajak, cuma yang jadi masalah kenapa tagihan iuran sampah yang satu rekening dengan air bersih ikut-ikutan dikenakan pajak oleh managemen pengembang PT.Ciputra Residen,” ungkap beberapa warga perumahan Graha Indira kawasan Citra Raya,kemarin.

Warga perumahan itu merasa aneh aja kenapa iuran sampah juga dikenakan pajak PPN 10 %. Sebenarnya tidak ada alasan pihak managemen membebankan pajak pada warga perumahan yang membayar retribusi sampah. Jika managemen merasa memungut retribusi dari warga kena pajak PPN 10% maka jangan penghuni yang dibebankan pajak,cukup perusahaan yang memungut retribusi itu kena pajak.

Sejumlah warga perumahan kawasan Citra Raya itu minta Dirjen Pajak untuk memberikan keterangan sejelas-jelasnya kepada managemen PT Ciputra Residen agar jangan salah pengertian soal pungutan pajak yang dibebankan pada konsumen. “Jangan iuran sampah juga dikenakan pajak.Itu kan enggak masuk akal dan mengada-ada saja managemen Ciputra Residen. Jika rekening air bersih ikut kena pajak PPN 10% warga masih memakluminya, tapi kalau sampah itu nggak benar,” tutur warga Graha Indira itu.

General Manager PT Ciputra Residen,Sugianto Miharja ketika disambangi dikantor pemasaran Citra Raya untuk menanyakan soal pajak retribusi sampah yang dibebankan pada warga penghuni tidak berada ditempat. Kata Sonya,recipsionis, pak Sugianto  jarang ke kantor,kecuali memang sudah janjian mungkin bisa bertemu.***

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Catat, Bawaslu Tidak Pernah Merekomendasikan …

Revaputra Sugito | | 23 July 2014 | 08:29

Kado Hari Anak; Berburu Mainan Tradisional …

Arif L Hakim | | 23 July 2014 | 08:50

Jejak Digital, Perlukah Mewariskannya? …

Cucum Suminar | | 23 July 2014 | 10:58

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


TRENDING ARTICLES

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat anda? …

Robert O. Aruan | 3 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 6 jam lalu

Membaca Efek Keputusan Prabowo …

Zulfikar Akbar | 6 jam lalu

Prabowo Lebih Mampu Atasi Kemacetan Jakarta …

Mercy | 16 jam lalu

Kalah Karena Dicurangi? Belajarlah pada …

Ipul Gassing | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: