Back to Kompasiana
Artikel

Metro

Zuragan Qripix™

Setiap ketikan yg dibuat kelak menjadi prasasti saat kita wafat.. So, tuliskan hal2 yg baik selengkapnya

Potret Kemiskinan di Jakarta

REP | 26 September 2010 | 01:00 Dibaca: 799   Komentar: 8   2

Jakarta menyimpan derita

Jakarta menyimpan derita

Foto ini saya ambil dari atas jembatan sungai Ciliwung di jalan Slamet Riyadi, Matraman, Jakarta. Tidak bisa berkhayal jika saya juga bermukim di sana saat banjir besar melanda. Ternyata di balik gemerlapnya Ibu Kota, masih banyak warga yang hidup di bawah garis kemiskinan dan ‘dipelihara’ oleh negara. Dan gambar ini baru sebagian kecil dari jumlah pemukiman kumuh yang ada di Jakarta. Kalaupun pemukiman itu dianggap ilegal, kenapa aliran listrik bisa masuk? Kenapa harus ada RT /RW nya? Kenapa pemda seperti menutup mata? Lalu apa fungsi DPRD itu? Hmmm, atau jangan-jangan mereka malah sibuk memperkaya diri sendiri.

Ah, barangkali saja keberuntungan kurang berpihak pada kaum miskin sehingga harus pasrah menerima keadaan. Hidup memang pilihan, dan pastinya tidak ada yang mau memilih hidup dalam kesusahan. Hikmah dari foto ini adalah bahwa betapa nasib kita masih ‘lebih baik’ karena bisa mempunyai rumah sendiri walaupun sederhana dan minimalis. Kita juga masih bisa ber-Kompasiana, pergi liburan, kursus, shopping, dll. Tapi terkadang rasa bersyukur masih saja kurang dan tidak menghargai apa yang sudah dimiliki.

*Baca juga…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah (Bocoran) Kunci Jawaban UN SMA 2014! …

Mohammad Ihsan | | 17 April 2014 | 09:28

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 7 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 7 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 7 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 8 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: