Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Arief Darmawan

Suami dan ayah dari seorang istri dan 2 orang anak. Bekerja di industri manajemen informasi selengkapnya

Donor Darah - “Merah Darahku Putih Hatiku”, Bentuk Kepedulian Sosial Warga Negara Indonesia di Malaysia

REP | 13 February 2013 | 18:13 Dibaca: 331   Komentar: 0   1

Kempen donor darah MDPH2013

Berawal dari diskusi ringan di Forum

Asal mula rencana diadakannya kegiatan “Merah Darahku Putih Hatiku” ini sebenarnya adalah dari diskusi ringan di Forum UT. Melalui diskusi sederhana ini akhirnya berlanjut ke chat dan beberapa kali kopi darat untuk merancang bagaimana format pelaksanaan kegiatan ini nantinya. Disepakati bahwa event ini akan diadakan sebagai kerjasama antara UT Pokjar Kuala Lumpur, Komunitas Supporter Garudaisme Malaya dan menggandeng pihak Pusat Darah Negara Malaysia. Pusat Darah Negara (PDN) Malaysia sediri adalah sebuah institusi dibawah Kementrian Kesihatan Malaysia yang memiliki tugas untuk mengoordinir pasokan dan produksi produk berbasis darah untuk kesehatan di Malaysia.

Melalui diskusi ini juga ditetapkan kegiatan akan dilakukan pada 10 Februari 2013 dan bertempat di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

Merah Darahku Putih Hatiku

Pagi sangat cerah pada 10 Februari 2013, sepertinya alam cukup mendukung kegiatan sosial ini. Saya dan beberapa teman sudah berada  di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dari pukul 7 pagi untuk menyiapkan venue kegiatan. Beberapa teman lain, datang kemudian karena terkendala tempat yang memang cukup jauh. Lumayan olahraga pagi juga, mengangkat hampir semua bangku dan meja dari ruang kelas 4 SIKL (ini kelas anak saya Arda)  ke Dewan SIKL yang jaraknya sekitar 200 meter, plus memasang 2 banner seukuran 4 meter. Sekitar pukul 8.30 beberapa pendonor nampak sudah hadir di tempat. Kamipun menyempatkan waktu untuk sekedar foto-foto …#hehehe narsis tetap saja ada ternyata.

angkat2

banner GM

banner MDPH

Kaos MDPH

Sekitar pukul 9.30 pihak PDN yang dipimpin oleh dr Fahmi akhirnya sampai ke lokasi SIKL, beserta 6 orang staffnya dan panitia MDPH kami mulai menata ruangan Dewan SIKL sesuai dengan petunjuk dari dr Fahmi. Sedikit masalah ditemui ketika kita menata ruang, yaitu beberapa kipas di Dewan SIKL ternyata rusak. dan mengakibatkan suhu di ruangan menjadi cukup tinggi sementara darah harus berada pada suhu dibawah 30 celcius. Akhirnya Mas Luki dan Mas Edi terpaksa harus nyetir ke rumah saya untuk mengambil kipas tambahan, Alhamdulillah temperaturpun bisa dijaga stabil di 27 celcius.

Acara dimulai sedikit lambat dari perkiraan, yaitu sekitar pukul 10.25. Sebuah seremonial sederhana yang terdiri dari sambutan dari beberapa pihak seperti panitia (diwakili saya), PDN (dr Fahmi) dan pihak SIKL (Pak T.H Salengke). Setelah sambutan dilanjutkan dengan pemberian cindera mata dari MDPH kepada pihak PDN, KBRI, SIKL dan PPI UT Pokjar Kuala Lumpur.

DSC03968

DSC03962

Pelaksanaan donor darah

Setelah seremonial pembukaan, acara donor darahpun dimulai. Panitia memberikan pengarahan tentang bagaimana proses donor darah akan dilakukan, dimana ada beberap tahap yang harus dilalui oleh para pendonor yaitu:

  1. Pengisian form donor pendonor
  2. Pemeriksaan berat badan dan test darah
  3. Interview dengan dokter, sekaligus pengesahan boleh tidaknya pendonor melakukan donor darah
  4. Pendataan informasi pendonor ke dalam sistem PDN
  5. Pengambilan darah
  6. Pemberian sijil penghargaan dan refreshment kepada pendonor

Cukup ketat juga lho ternyata peraturan donor darah ini … hehehe. Saya sendiri berusaha mendaftar sebagai pendonor, tapi sayangnya ketika dilakukan pemeriksaan, tensi darah saya waktu itu cukup tinggi jadi tidak memungkinkan melakukan donor. Hiks, sedih saya :(

DSC03973

DSC03976

DSC04040

DSC04053

DSC04027

Sambutan yang meriah

Antusiasme warga Indonesia yang berada di sekitar Kuala Lumpur untuk berpartisipasi pada kegiatan donor darah ini luar biasa. Bisa dilihat dari panjangnya antrian yang mendaftar dan melakukan pemeriksaan. Bahkan karena begitu ramainya, pihak PDN terpaksa harus memberhentikan pendaftaran dikarenakan kantung darah yang disediakan sudah habis. Kantong darah dibagi menjadi dua, satu adalah untuk pendonor pemula dan lainnya adalah untuk yang sudah pernah mendonor sebelumnya. Dan ternyata banyak yang hadir adalah pendonor pemula. Sehingga ketika kantong darah sudah habis, dengan sangat terpaksa pendaftaran dihentikan.

Berbagi kebahagiaan

Tidak hanya menderma darah, pihak panitia MDPH juga menyiapkan hiburan kecil bagi yang datang pada kegiatan derma darah tersebut. Sekelompok band kecil yang terdiri dari rekan-rekan UT dan para TKI memainkan beberapa instrumen musik dan menyanyikan lagu untuk sekedar menghibur para staff PDN dan para pendonor yang sedang menunggu kantor darah mereka penuh terisi. Para pendonor yang sudah selesai dan menikmati sekedar refreshment yang disediakan panitia dan PDN juga terlihat cukup enjoy menikmati hiburan sekedarnya ini. Bahkan beberapa peserta terlihat juga ikut memeriahkan dengan menyanyi bersama, yang tentunya disambut dengan gemuruh tepuk tangan yang hadir.

DSC04029

DSC04119

Ditutup dengan kepuasan

Acara diakhiri dengan bersih-bersih ruang Dewan SIKL dan mengembalikan semua bangku dan kursi yang diambil dari kelas 4 SIKL dan sedikit review oleh panitia. Walhasil, kami semua puas dengan berjalannya kegiatan Merah Darahku Putih Hatiku ini tanpa ada halangan yang berarti.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Susahnya Mencari Sehat …

M.dahlan Abubakar | | 30 August 2014 | 16:43

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | | 30 August 2014 | 18:30

Negatif-Positif Perekrutan CPNS Satu Pintu …

Cucum Suminar | | 30 August 2014 | 17:13

Rakyat Bayar Pemerintah untuk Sejahterakan …

Ashwin Pulungan | | 30 August 2014 | 15:24

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22



Subscribe and Follow Kompasiana: